MEDIAHISTORI.CO.ID,TUBABA- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud dan Ristek RI) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (2/9/2021). Ada 4 (empat) sekolah yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut, yakni SMAN 1 Tumijajar, SMAN 2 Tumijajar, SMPN 1 Tumijajar, dan SDN 1 Daya Murni.
“Tim monev dari Kemendikbud RI hari ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Bapak Jumeri, S.TP., M.Si,”ungkap Budiman Jaya, S.STP, M.IP, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tubaba kepada mediahistori.co.id melalui pesan WhatsApp di sela-sela kunjungan tersebut.
Menurutnya, Dirjen Paud Dikdasmen mengapresiasi langkah dan pola pelaksanaan PTM di Tubaba.”Sejumlah langkah dan pola memang kita lakukan, misalnya jika ada yang terpapar maka sekolah tidak tutup semua melainkan hanya sekitar wilayah yang terpapar. Bahkan, sejak PTM kita dibuka pada 9 Juli 2020 lalu tidak pernah terjadi peserta didik yang terkena kasus suspek atau Covid 19 di sekolah. Nah, hal ini sangat diapresiasi oleh bapak dirjen,”jelasnya.
Pihaknya pun menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Kemendikbud dan Ristek RI ke Tubaba. Kunjungan itu, lanjutnya, akan menjadi penyemangat dalam rangka meningkatkan pelaksanaan PTM meskipun saat ini masih secara terbatas.”Yang jelas, pengawasan terhadap penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di sekolah akan terus kita lakukan,”ujarnya.
Di sela-sela monev PTM itu, dilaksanakan juga pemberian school kit bagi peserta didik, diskusi interaktif peserta didik dan guru terkait Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring dan PTM. Usai monev, rombongan Dirjen Paud dan Dikdasmen juga terpantau berkeliling ke sejumlah titik, salah satunya Sekretariat Tubaba Cerdas di komplek Ulluan Nughik. (ded)






