Ingin Belajar Budidaya Lebah Madu Sambil Berwisata? Silahkan ke Taman Edukasi Klanceng Tubaba

Kepala Disnakkeswan Tubaba drh. Nazaruddin (paling kiri) mendampingi Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan (kanan) saat meninjau Taman Edukasi Lebah Klanceng/Lanceng di Komplek Taman Agrowisata Tubaba, beberapa waktu lalu. (Foto : Ist)

MEDIAHISTORI.CO.ID,TUBABA-Sejumlah warga di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kini makin tertarik menggeluti usaha madu lebah. Usaha tersebut mulai dari menjual madu kemasan di toko-toko, berburu madu alam di hutan maupun peladangan, hingga membudidayakan sendiri lebah penghasil madu di sekitar tempat tinggal mereka. Usaha ini pun semakin berkembang seiring dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda tanah air.

Hal ini pun diakui oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Tubaba, drh. Nazaruddin, MM. Dari hasil pantauannya, saat ini memang beberapa warga di Tubaba mulai mengembangkan usaha madu lebah, seperti yang cukup intensif dilakukan oleh beberapa warga di Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah yang telah membudidayakan lebah untuk menghasilkan madu.

“Madu yang mereka produksi sangat diminati oleh konsumen, karena masyarakat dapat membuktikan keaslian madu tersebut. Konsumen pun lebih puas, karena bisa melihat langsung ke lokasi pengembangbiakan,”ungkapnya saat berbincang-bincang dengan mediahistori.co.id, di ruang kerjanya, Rabu (8/9/2021) siang.

Dia pun menilai, usaha madu lebah masih memiliki prospek yang bagus. Selain karena selalu dibutuhkan untuk menjaga kesehatan, saat ini negara kita sedang dilanda pandemi Covid-19 sehingga masyarakat banyak yang mengkonsumsi madu untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Merespon makin banyaknya warga yang tertarik dengan usaha madu lebah dan juga cerahnya prospek bisnis tersebut, Pemkab Tubaba melalui Disnakkeswan pun telah berupaya mengembangkan Sentra Budidaya Lebah Madu yang berlokasi di Taman Agrowisata, Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Nazaruddin menjelaskan, atas ide Bupati Tubaba Umar Ahmad dan Wakil Bupati Fauzi Hasan, Disnakkeswan Tubaba sejak tahun 2020 yang lalu telah merintis budidaya lebah madu di Taman Agrowisata. Lokasi tersebut sekaligus dijadikan sebagai taman edukasi bagi warga yang ingin mengetahui atau mempelajari budidaya lebah madu.

“Lebah yang kita budidayakan di Taman Agrowisata adalah jenis Trigona atau Klanceng/Lanceng, yang diyakini mampu menghasilkan madu dengan kualitas lebih baik dibanding madu biasanya, dan di pasaran pun harganya lebih mahal,”ulas Nazar.

Budidaya lebah madu Klanceng di Taman Agrowisata dikelola oleh Disnakkeswan dengan melibatkan beberapa warga masyarakat. Saat ini lebah di lokasi tersebut terus berkembang dengan baik. Pihaknya  juga mendorong agar pegawai Disnakkeswan terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam hal budidaya lebah madu. Termasuk juga mempelajari teknik pengemasan dan pemasaran madu

“Dengan begitu, nantinya mereka dapat memberi penjelasan kepada warga yang melakukan konsultasi terkait dengan budidaya lebah madu,”kata dokter hewan lulusan Universitas Syiah Kuala ini. Nazar pun mempersilahkan kepada warga masyarakat di Tubaba untuk mempelajari ataupun sekedar berwisata melihat-lihat budidaya lebah madu tersebut.(*/ded)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *