Kecelakaan Beruntun, Satu Korban Dikabarkan Meninggal Dunia

MEDIAHISTORI.CO.ID, METRO – Kecelakaan beruntun yang  terjadi di Jalan Stadion, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, mengakibatkan satu orang meninggal dunia, Kamis (4/11/2021).

Diketahui, minibus menabrak empat sepeda motor dan menyebabkan satu orang meninggal ditempat kejadian, satu luka berat dan dua luka ringan.

Susiladi (45), saksi mata menjelaskan, awalnya mobil Honda Brio warna merah dengan Nomor Polisi BE 1789 FR melaju cukup kencang dan menabrak pengendara motor di depannya. Mobil tersebut kemudian oleng, dan kembali  menabrak sepeda motor di sampingnya dan motor yang terparkir di pinggir jalan.

“Iya mas mobil itu tadinya cuma menabrak satu kendaran bermotor saja, kemudian mobil tidak bisa dikendalikan dan menghantam dua motor dan dua orang yang lagi mengantri membeli sarapan pagi, “jelasnya.

Terpisah, Kanit Satlantas Polres Metro, Aiptu Suwarno menuturkan, mobil yang dikendarai Irzun Ramadani (33) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jalan A Yani Tejoagung menuju Tejosari.

Mobil tersebut menabrak sepeda motor Yamaha Mio yang mengakibatkan korban meninggal yaitu Renaldi Saputra kemudian menabrak tiga sepeda motor lainya.

“Jadi berdasarkan keterangan pengendara dia memang dari awal sudah dalam kecepatan tinggi. Setelah menabrak sepeda motor Yamaha Mio pengendara mobil itu panik bukanya menginjak rem justru pedal gas, “terangnya.

lanjutnya, pengendara mobil tersebut sudah diamankan pihak kepolisian dan masih dimintai keterangan lebih lanjut di Mapolres Metro.

“Nanti kita juga akan berkoordinasi dengan Satnarkoba untuk tes urine apakah pengendara ini mengonsumsi narkoba atau tidak. Saat ini masih kita lakukan penyelidikan lanjutan terkait insiden tabrakan beruntun,” paparnya.

Suwarno menambahkan, korban kecelakan beruntun yang meninggal dan luka berat langsung dilarikan ke ke RSUD A Yani dan yang mengalami luka ringan dibawa ke RS Muhammadiyah Metro.

“Korban meninggal ini merupakan satpam RSUD A Yani sudah dibawa ke rumah sakit beserta korban luka berat. Untuk korban luka ringan dibawa ke RS Muhammadiyah Metro,” pungkasnya. (ris/dsk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *