Juni, Presiden Jokowi Akan Panen Kopi di Lambar

Bupati Lambar saat memimpin Rakor Forkopimda di Pemangku Way Heni, Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau, Rabu (19/1/2022). Foto : Ronal

MEDIAHISTORI.CO.ID,LAMPUNG BARAT–Bupati Lampung Barat (Lambar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat  di Pemangku Way Heni, Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau. Rabu (19/1/2022 kemarin. Rakor yang dilakukan unsur Forkopimda Lambar tersebut dalam rangka persiapan kunjungan Presiden RI ke Bumi Beguai Jejama tersebut pada Juni mendatang.

Selain itu, rakor tersebut juga membahas terkait penanganan konflik gajah yang terjadi di Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS). Mengenai penanganan dan pencegahan covid-19 di Kabupaten Lambar yang saat ini berada di kriteria level dua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM), pun menjadi bahasan penting dalam rakor tersebut.

Acara tersebut juga sekaligus penyambutan Dandim 0422/LB Letnan Kolonel Czi Anthon Wibowo yang baru pindah tugas ke Lambart. Letkol Czi. Anthon Wibowo merupakan Dandim 0422/LB yang baru saja pindah tugas ke Kabupaten Lambar  menggantikan Dandim yang sebelumnya yakni Letkol Czi. Benni Setiawan pada Desember 2021 lalu.

Dalam Rakor tersebut, Bupati Lambar Parosil Mabsus menyampaikan, Presiden RI Joko Widodo akan berkunjung ke daerah tersebut pada bulan Juni 2022 mendatang dalam rangka panen raya kopi yang dipusatkan di Pemangku Cenggiring Pekon Kembahang, Kecamatan Batu Brak.

Sementara terkait konflik gajah yang terjadi di Kecamatan Suoh dan BNS, dalam penangananya Parosil mengatakan telah menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Ketua Komisi IV DPR RI dan Balai Provinsi Lampung untuk meminta solusi mengenai persoalan tersebut.

“Saya sudah memerintahkan kepada pak Sekda dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan juga didukung oleh Dinas Perkebunan untuk berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan juga Ketua Komisi IV DPR RI dan juga pihak Balai di Provinsi Lampung, bagaimana solusi penanganan dari konflik gajah yang ada di Bandar Negeri Suoh,”terang Bupati.

Kemudian Parosil menyinggung capaian vaksinasi covid-19 di Kabupaten Lampung Barat yang telah menyentuh angkat 85% lebih. Akan tetapi Parosil menuturkan capaian target vaksinasi untuk Lansia belum mencapai target, sehingga ia meminta petugas vaksinasi untuk melakukan strategi jemput bola.

“Saya sudah memerintahkan pak Sekda untuk mengundang seluruh camat dan seluruh kepala Puskesmas terkait dengan capaian vaksinasi covid-19 untuk sasaran Lansia. Karena kita baru mencapai di angka 61% sehingga akan kita lakukan jemput bola datang langsung dari rumah ke rumah termasuk juga kita memberikan pemahaman-pemahaman terhadap keluarga dan anak-anaknya,”tandasnya.

Ia pun mengatakan Rakor yang dilaksanakan di ruang terbuka Kebun Jeruk itu ditujukan agar terciptanya suasana relaksasi dan kenyamanan, sekaligus dalam rangka mempromosikan kebun jeruk milik Pak Solihin yang bibitnya berasal dari bantuan Pemkab Lampung Barat. Parosil menuturkan poin penting dalam Rakor itu adalah untuk menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan lembaga vertikal secara baik.”Tujuannya bagaimana kita menjalin koordinasi yang baik dengan lembaga vertikal yang dalam hal ini pihak TNI, Polri, Pengadilan Negeri, Pengadilan agama,”ulasnya.

Bupati berharap dengan terjalinnya koordinasi yang baik dengan bersatu dalam kesatuan gerak, dapat menuntaskan target capaian kerja yang belum terselesaikan.”Saya Bupati dan Wakil Bupati masa jabatan satu tahun lagi. Menurut kami, empat tahun di masa kepemimpinan kami sudah memberikan kinerja baik, namun perlu kita tingkatkan dan pertahankan untuk menuntaskan target kerja yang belum terselesaikan,”ujarnya. 

Terkait penyambutan Dandim 0422/LB Letnan Kolonel Czi Anthon Wibowo yang beberapa waktu lalu sempat tertunda, Bupati Parosil juga menghaturkan permohonan maaf karena baru dapat melakukan penyambutan bersamaan dengan berlangsungnya acara rakor tersebut.”Pak Dandim bertugas di Lampung Barat kurang lebih sudah satu bulan, tetapi mohon maaf belum sempat melakukan penyambutan khusus. Biasanya jika ada pergantian pejabat, Pemda Lampung Barat melakukan penyambutan serah terima temu pamit, tapi berhubung kemarin ada acara di Jakarta, sehingga baru dapat dilakukan penyambutan bersama Rakor ini. Mudah-mudahan pak Dandim bertugas disini selalu diberi kesehatan, kekuatan dan kemampuan untuk dapat bersinergi mewujudkan Lampung Barat Hebat, Lampung Berjaya dan Indonesia maju.(rnl/ded)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *