TUBABA, Media Histori – Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mulai dibangun. Lokasinya berada di Komplek Kota Budaya Uluan Nughik, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.
“Pembangunannya dilaksanakan dengan dua tahap pengerjaan. Tahap I ini disupport anggaran senilai Rp2,3 miliar. Asumsi kebutuhan anggaran hingga bangunan MPP itu siap digunakan mencapai Rp10 miliar,”ungkap Kepala Dinas PUPR Tubaba Ir. Iwan Mursalin, MT, melalui Kabid Cipta Karya, Ir. Restu, ST, MT, di ruang kerjanya, Rabu (9/11/2022) siang.
Menurutnya, gedung MPP tersebut dibangun dengan konsep industrial tropis, dengan dinding bernada monokrom finishing beton ekspos. Ruangannya loss, sehingga dua bangunan itu dikonsep ruangnya dapat menampung sekitar 37 instansi pemberi pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, swasta, pengusaha, dan pihak-pihak lainnya.”Strukturnya menggunakan baja berat, finishing beton ekspose, dan atap bangunan memanjang ke belakang dengan ukuran 13 x 30 meter,”paparnya.
Pada tahap I ini, lanjut dia, Pemkab Tubaba menargetkan proyek tersebut dapat diselesaikan pada akhir Desember tahun ini. Sebab pada 2023 mendatang, pemkab kembali akan menganggarkan dana pembangunan tahap II berikut sarana prasarana yang diasumsikan menelan anggaran mencapai 7,1 Miliar.”Nah, tahap II akan dikerjakan di 2023 yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun. Sebab, pertengahan tahun tersebut diharapkan dua bangunan itu sudah dapat dilaunching dan digunakan untuk pelayanan,” tutupnya.
Pj. Bupati Tubaba Dr. Zaidirina mengungkapkan, MPP merupakan sebuah inovasi yang akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dalam satu atap dan satu tempat.”Tahun ini dan kedepan selain fisik kami juga akan fokus pada peningkatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya kita akan membentuk Mall Pelayanan Publik (MPP) di Tubaba,”ungkap Zaidirina saat berbincang-bincang dengan wartawan di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
MPP tersebut, lanjutnya, didukung berbagai instansi vertikal yang ada di Tubaba yang bersentuhan dengan pelayanan, dan siap bergabung dalam gedung MPP yang tengah dibangun di Kota Budaya Uluan Nughik.”Ada sekitar 37 instansi yang siap bergabung dan memberikan pelayanan masyarakat dalam MPP tersebut. Jika ini terealisasi, maka Tubaba adalah satu-satunya di Indonesia yang full memberikan pelayanan dalam satu tempat. Kita targetkan pada pertengahan tahun 2023 inovasi ini sudah dapat berjalan,”tandasnya.(*/ded)






