Ketua Granat Lampung Utara Ferry Wijaya Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Bangsa

LAMPUNG UTARA – Diera tehnologi global Gerakan Anti Narkoba ( GRANAT ) kabupaten lampung utara gencar bersosialisasi dampak bahaya narkoba dari kenakalan remaja di usia dini pada zaman era minineal.

Penanggulangan berbahayanya dampak dari narkoba yang merusak para penerus generasi bangsa indonesia hampir merata anak remaja berusia 12 – 20 tahun telah menjadi pencandu narkoba.

Dpc. Granat Lampung utara bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ) dan TP – PKK, berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Lampung utara melakukan sosialisasi di sekolah.

Acara sosialisasi ini bertema “ Antisipasi Dampak Bahaya Narkoba Di Kalangan Remaja “
yang di selenggarakan di SMPN.03 Tjg. aman kotabumi selatan, Selasa ( 03/02/2026 ).

Menurut ketua Dpc. Granat Lampung Utara Ferry Wijaya lebih baik melakukan pencegahan bahayanya narkoba anak remaja usia dini tidak luput perhatian dan kasih sayang dari orang tua agar dapat anak – anak bangsa berprestasi dalam mata pelajaran di sekolah.

“ Kenakalan remaja usia dini sangat rentan sekali terkena narkoba di zaman milineal ini apalagi di ruang lingkup pemukiman masyarakat adanya peredaran narkoba “ tegasnya.

Selanjutnya faktor – faktor kenakalan remaja dari pergaulan anak -anak lalu kurangnya pengawasan dari orang tua serta pembekalan norma – norma agama agar jati diri mereka sehat.

“ Seperti kita ketahui anak – anak usia dini pada dasarnya jati diri mereka mudah labil maka sering sekali tidak sekolah mulai merokok , minuman keras dan tawuran antar sekolah “ ucap bung Ferry Wijaya.

Kemudian efek bahaya narkoba membuat sel otak tidak dapat berfikir secara positif, gangguan mental, mudah lupa, hilangnya kesadaran diri hingga overdosis sampai nyawa pun melayang terpengaruh oleh reaksi narkoba.

Sementara acara sosialisasi ini membuat antusias bagi para pelajar siswa – siswi di sekolah sebagai panduan ilmu pola hidup sehat menjadikan mental mereka kuat agar tidak terpengaruh dengan pergaulan negatif baik itu di lingkungan masyarakat dan sekolah untuk menggapai prestasi menuju Indonesia Emas. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *