Paripurna HUT Ke-27, Ketua DPRD Lamtim: Keberhasilan Daerah Berkat Gotong Royong Semua Elemen

LAMPUNG TIMUR – DPRD Lampung Timur menggelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke-27 Kabupaten Lampung Timur di ruang sidang utama DPRD, Senin (20/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Ridarotul Aliyah.

Paripurna dihadiri Bupati Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, jajaran Forkopimda, pejabat eselon, anggota DPRD, dan tamu undangan yang memadati ruang sidang.

Ketua DPRD Ridarotul Aliyah mengingatkan, Kabupaten Lampung Timur dibentuk berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II yang ditetapkan pada 20 April 1999.

“Dalam usia 27 tahun ini telah banyak keberhasilan pembangunan di Lampung Timur. Ini bukan semata peran aparatur pemerintah, tetapi secara simultan dengan partisipasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pemeliharaan hasil pembangunan,” tegas Ridarotul.

Menurutnya, kolaborasi itu membuat Lampung Timur mampu mengejar ketertinggalan. “Tidak berlebihan jika dikatakan saat ini Kabupaten Lampung Timur dapat sejajar dengan kabupaten lain yang lebih dahulu maju,” ujarnya.

Jadikan HUT Momentum Refleksi
Ridarotul mengajak menjadikan HUT Ke-27 sebagai refleksi bersama. “The experience is the best teacher. Pengalaman adalah guru terbaik guna penyempurnaan di masa datang,” katanya.

Ia berharap peringatan HUT tidak hanya menjadi rutinitas. “Kita harus mengambil hikmah peristiwa ini sebagai motivasi dan stimulus yang lebih progresif untuk pembangunan Lampung Timur sekarang dan masa datang,” tegasnya.

Bupati: Lamtim Lumbung Pangan dan Penopang Ekonomi Biru
Bupati Ela Siti Nuryamah menyebut HUT Ke-27 bermakna strategis. Lampung Timur memiliki peran penting mendukung pembangunan Provinsi Lampung.

“Kita dikenal sebagai salah satu lumbung pangan daerah, dengan kontribusi signifikan terhadap produksi padi serta sektor pertanian lainnya. Potensi perikanan dan kelautan juga menjadi kekuatan ekonomi yang terus kita kembangkan,” tutur Ela.

Hal itu, kata Ela, menjadikan Lampung Timur sebagai salah satu penopang ekonomi biru di Provinsi Lampung.

Capaian Makro Positif
Ela memaparkan indikator makro pembangunan menunjukkan tren menggembirakan. “Pertumbuhan ekonomi daerah terus bergerak positif, Indeks Pembangunan Manusia mengalami peningkatan, serta persentase penduduk miskin menunjukkan tren penurunan,” jelasnya.

“Hal ini bukti program pembangunan yang kita jalankan mulai memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambah Ela.

Ia menegaskan, kontribusi Lampung Timur terhadap perekonomian Provinsi Lampung juga semakin kuat. (*/DPRD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *