Sekolah Lapang Kelembagaan, Upaya Memajukan Usaha Peternakan

TUBABA – Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) terus berupaya dalam rangka mendukung kemajuan dan perkembangan usaha peternakan di daerah setempat.

Salah satunya melalui kegiatan Sekolah Lapang Kelembagaan Pasca Panen beberapa waktu lalu. Kegiatan ini bertujuan memotivasi dan mengajak masyarakat untuk mengelola hasil panen ternak melalui sistem peternakan kelompok sehingga bisa menjadi sebuah usaha dan bisa dinikmati bersama.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur kewirausahaan hingga pihak perbankan, dengan pesertanya yakni kelompok ternak dan pembudidayaan yang ada di Tubaba.“Sekolah Lapang Kelembagaan sudah dilakukan kali kedua di tahun 2024. Pertama dibidang teknologi dalam rangka produksi pakan, yang kedua pasca panen,”ungkap drh. Nazaruddin, MM, Kepala Disnakeswan Tubaba, baru-baru ini

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan kelompok ternak kita, dari perencanaan, budidaya, serta peralatan.”Pasca panen ini kita fokuskan pada produksi peternakan, selain dijual hasilnya juga kita ingin menumbuh kembangkan kelompok-kelompok masyarakat pasca panen untuk kita ajak menjadi pelaku usaha dengan produk pasca panen yang kita kemas lebih bermutu dan berkualitas atau dalam bahasa strukturalnya kita sebut hilirisasi,”terangnya.

“Dalam sekolah lapang kali ini kita hadirkan para narasumber yang kompeten di bidangnya yakni dari unsur kewirausahaan kita undang dari Metro Aqiqah yang berfokus pada produk peternakan yakni sapi dan kambing, juga dari bagaimana memulai usaha dengan diawali mengambil pinjaman uang di Bank, kita hadirkan dari Bank Lampung Kabupaten Tubaba, perihal ini sudah kita pelajari sebelumnya bahwa inilah yang dibutuhkan oleh para kelompok-kelompok ternak sebelum memulai usaha,”bebernya.

Pihaknya berharap, kegiatan tersebut bisa membangkitkan jiwa kewirausahaan para kelompok-kelompok ternak pasca panen.”Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan motivasi kepada peternak untuk lebih kreatif dan inovatif supaya dapat meningkatkan pemberdayaan ekonomi para anggotanya dan masyarakat sekitar,”pungkasnya.(*/ded)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *