Pringsewu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu kembali membuka program pemagangan ke Jepang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan IM Japan. Sebanyak 172 peserta mengikuti seleksi yang dibuka langsung oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Senin, 27 Juli 2026.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Pringsewu dalam menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan usia produktif.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan, persoalan ketenagakerjaan masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan pemerintah daerah. Berdasarkan data, Kabupaten Pringsewu berada di peringkat ke-12 dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung dengan tingkat pengangguran terbuka yang masih cukup tinggi.
Pada 2025, tingkat pengangguran terbuka meningkat dari 4,39 persen menjadi 4,65 persen. Sementara sekitar 75 persen pencari kerja yang belum terserap merupakan masyarakat berusia 15 hingga 29 tahun.
“Kondisi ini menjadi alasan kami terus mendorong anak-anak muda Pringsewu mengikuti program magang ke Jepang agar memiliki keterampilan, pengalaman kerja, dan daya saing yang lebih baik,” ujar Riyanto.
Ia menjelaskan, program tersebut mulai dijalankan sejak 2025. Pada tahun pertama tercatat 165 pendaftar dengan 59 peserta dinyatakan lolos seleksi.
Dari jumlah tersebut, 10 peserta telah diberangkatkan ke Jepang, sedangkan 49 peserta lainnya dijadwalkan berangkat pada 3 Agustus 2026.
Memasuki tahun 2026, jumlah pendaftar meningkat menjadi 172 orang. Riyanto mengapresiasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pringsewu serta lembaga pelatihan kerja (LPK) yang berhasil meningkatkan minat generasi muda mengikuti program tersebut.
Ia berharap jumlah peserta yang lolos seleksi tahun ini juga semakin meningkat sehingga lebih banyak pemuda Pringsewu memperoleh kesempatan bekerja dan menambah pengalaman di Jepang.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pembinaan Penyelenggaraan Pemagangan Luar Negeri Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan RI, M. Syikhab Adrie, mengatakan program pemagangan ke Jepang merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra kerja.
Menurutnya, program tersebut telah memasuki dekade ketiga dan terus memberikan peluang bagi tenaga kerja muda Indonesia untuk meningkatkan kompetensi di dunia kerja internasional.
“Sejak Januari hingga Juli 2026, sebanyak 1.109 peserta telah diberangkatkan ke Jepang. Kami berharap seluruh peserta seleksi dari Kabupaten Pringsewu dapat mengikuti tahapan dengan baik dan berhasil lolos,” katanya.
Kegiatan pembukaan seleksi turut dihadiri Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Pertama Setditjen Binalavotas Kementerian Ketenagakerjaan Teguh Hamonangan Sinurat, perwakilan IM Japan Teguh Andriansyah, Kabid Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Edi J. Saputra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Hendrid, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pringsewu Agus Wijanarko, perwakilan Disnaker dari sejumlah kabupaten, serta lembaga pelatihan kerja.(adi/rls)
Bupati Pringsewu Dorong Generasi Muda Tingkatkan Kompetensi Kerja






